Rentalmotor99.com – Jogja nggak cuma dikenal sebagai kota pelajar atau kota budaya belaka, tapi jogja juga dikenal sebagai tempat surganya pecinta kuliner. Disini ada banyak makanan khas jogja yang gak cuma enak, tapi juga punya cerita menarik di baliknya. Kuliner-kuliner ini mencerminkan budaya dan tradisi masyarakat Jawa yang sederhana tapi penuh makna. Yuk, kita bahas satu per satu makanan khas jogja yang wajib kamu coba, dan rekomendasi banget untuk oleh oleh keluargamu yang ada di rumah!
Makanan Khas Jogja yang Cocok untuk Oleh Oleh Keluarga di Rumah
- Gudeg, Makanan Ikoniknya Jogja
Bagi kamu yang baru denger gudeg, jadi gudeg adalah makanan khas Jogja yang udah sangat terkenal di nasional maupun internasional. Nama gudeg sendiri juga ternyata diambil dari istilah Jawa hangudek, yang memilii arti “mengaduk”. Hal ini karena dalam proses masaknya memang butuh kesabaran ekstra, harus sering diaduk agar bumbunya meresap sampai dalam. Gudeg terbuat dari nangka muda yang dimasak bersama santan dan berbagai bumbu tradisional.
Awal mulanya, gudeg hanya bisa dinikmati langsung di tempat, karena makanan ini cepat basi. Tapi, sekarang banyak inovasi, seperti gudeg kaleng, sehingga bisa jadi oleh oleh khas Jogja yang tahan lama. Rasanya yang manis dan gurih yang bikin nagih, apalagi kalau disantap dengan sambal krecek, telur pindang, dan ayam opor. Beuh Mantap kali!
- Sate Klatak, Sate Unik yang Ndak Umum
Sate Klatak adalah sate daging kambing muda yang beda dari sate lainnya. Yang bikin unik, tusuk satenya bukan dari bambu seperti sate biasanya, melainkan dari jeruji sepeda. Kenapa pakai jeruji? karena jeruji besi bisa menghantarkan panas lebih baik, jadi dagingnya matang sempurna sampai ke dalam.
Rasanya gimana? Simpel saja, tapi uenak. Bumbunya cuma garam dan merica, tapi justru itu yang bikin cita rasa daging kambingnya lebih keluar. Sate ini makin terkenal karena pernah muncul di film Ada Apa dengan Cinta 2. Kalau ke Jogja, jangan lupa mampir ke jejeran, Bantul. Tempat asal sate klatak!
- Brongkos, Sayur Kaya Rasa
Brongkos adalah salah satu olahan sayur khas Jogja yang sangat kaya rasa. Bahan utamanya adalah daging sapi, terutama bagian sandung lamur yang dimasak bersama keluak. Warna kuahnya gelap dan aromanya yang sangat khas. Selain daging sapi, biasanya ditambahkan tahu, tempe, atau telur rebus.
Brongkos cocok dimakan dengan nasi hangat. Kalau kamu suka makanan yang berbumbu kuat, ini harus banget masuk daftar makanan khas Jogja yang wajib kamu coba.
- Gatot dan Tiwul
Dulu, gatot dan tiwul dianggap makanan desa yang sederhana. Tapi sekarang, makanan ini justru jadi kuliner khas yang banyak dicari. Makanan khas Jogja ini terbuat dari singkong yang difermentasi jadi gaplek, gatot dan tiwul yang punya rasa khas.
Gatot berwarna hitam karena proses pengeringannya nggak sempurna, sedangkan tiwul berwarna putih. Selain rasanya enak, makanan ini juga baik untuk pencernaan karena mengandung serat yang tinggi. Kalau kamu pengen makanan tradisional yang sehat, gatot dan tiwul bisa jadi pilihan tepat.
- Wajik, Si Manis yang Legendaris
Wajik adalah makanan khas Jogja yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan gula kelapa. Rasanya yang manis legit, dan juga biasanya sering disajikan di acara acara adat Jawa, seperti pernikahan atau syukuran.
Dalam budaya Jawa, wajik punya makna filosofis, yaitu kebersamaan dan rasa syukur. Biasanya, wajik disajikan bersama jenang, jeddah, dan makanan tradisional lainnya.
- Kue Apem, Simbol untuk Minta Maaf
Makanan khas Jogja yang selanjutnya adalah kue apem. Apem bukan cuma kue biasa, tapi punya makna mendalam. Nama “apem” berasal dari bahasa Arab “afwan” yang berarti “maaf”. Masyarakat Jawa biasanya membuat apem saat menjelang Ramadhan untuk dibagikan ke tetangga dan saudara sebagai simbol saling memaafkan.
Kue apem terbuat dari tepung beras, santan, dan gula. Rasanya manis, sedikit asam, dan teksturnya lembut. Selain untuk di bulan Ramadhan, apem juga sering ada di upacara adat seperti pernikahan atau acara syukuran.
- Kipo, Cemilan Unik dari Kotagede
Nama “kipo” muncul dari pertanyaan “iki opo?” yang artinya “ini apa?” Kipo adalah camilan kecil berwarna hijau dengan rasa manis dan gurih. Isinya terbuat dari parutan kelapa yang dicampur gula merah, sedangkan kulitnya terbuat dari tepung beras dengan pewarna alami daun pandan.
Kipo berasal dari Kotagede, daerah yang juga terkenal dengan kerajinan peraknya. Kalau lagi jalan-jalan ke sana, jangan lupa cari kipo sebagai oleh-oleh untuk keluarga dirumah!
- Geplak, Warna Warni Manis dari Bantul
Geplak adalah camilan manis yang terbuat dari parutan kelapa, gula, dan tepung beras. Dulu geplak hanya berwarna putih, tapi sekarang ada banyak varian warna dan rasa. Makanan ini berasal dari Bantul, daerah yang terkenal sebagai penghasil gula dan kelapa.
Rasanya manis banget, jadi cocok buat kamu yang suka makanan manis. Selain itu, geplak juga sering dijadikan oleh-oleh khas Jogja.
- Yangko, Mochi Ala Jogja
Yangko adalah kue khas Kotagede yang mirip dengan mochi. Rasanya manis, kenyal, dan punya aroma khas. Kue ini awalnya dikenal sebagai kiyangko, tapi lama-kelamaan namanya berubah jadi “yangko” karena lebih mudah diucapkan.
Kemasannya sekarang udah modern dan variatif, cocok untuk dijadikan oleh-oleh.
Itulah beberapa makanan khas Jogja yang nggak cuma enak tapi juga penuh cerita. Kalau lagi di Jogja, jangan lupa cobain semuanya. Selain memanjakan lidah, kamu juga jadi lebih kenal budaya dan tradisi lokal. Jadi, kapan mau kulineran di Jogja? 😊



